Pembahasan Tentang Komputer Cepat untuk Browser Baru

Pembahasan Tentang Komputer Cepat untuk Browser Baru

Teknorus – Website bisa disamakan dengan software atau satu aplikasi. Oleh karena itu, eksekusi web code harus ditingkatkan. Awalnya, HTML dan JavaScript hanya bertugas menampilkan website statis. Kini, kedua bahasa tersebut juga digunakan untuk pemrograman. Masalahnya, JavaScript hanya berfungsi dalam satu thread per website yang terbuka sehingga browser tidak dapat menjalankan beberapa script sekaligus. Setiap interaksi pengguna berpotensi menyebabkan delay.

Solusinya, Standar HTML 5 dengan Web Worker, sebuah interface dalam browser untuk menjalankan JavaScript panjang dalam sebuah thread sendiri. Pengembang website hanya perlu menjamin Worker-script dapat bekerja tanpa tergantung interaksi pengguna. Hasil kalkulasi Web Worker disampaikan ke browser yang selanjutnya mengintegrasikan ke tampilan web. Web code dioptimalkan untuk hardware Web Worker menjadi terobosan dalam mengoptimalkan bahasa script dalam CPU multi-core, walau Internet Explorer baru menggunakannya pada versi 10. Untuk versi mobile, Android tidak mendukungnya.

Web Worker juga tidak menawarkan multithreading tanpa batas. Hal tersebut hanya bisa dilakukan pada intervensi tingkat lebih tinggi seperti Open Source Project Fabric Engine dimana web code dapat dijalankan layaknya C++. Triknya adalah dengan mengintegrasikan engine tambahan dengan compiler tersendiri ke dalam browser. Engine tersebut hanya bertanggung jawab untuk performa. Pemrograman ini ditulis dalam bahasa khusus Fabric KL sebagai plug-in JavaScript. Intel menggunakan metode serupa dengan proyek River Trail. Namun, Fabric Engine dan River Trail bukan bagian standar web.

Kadang akselerasi GPU lebih mumpuni dibanding CPU multicore. Sebab core grafis mobile mengalkulasi animasi lebih cepat daripada CPU. Hal itu memungkinkan tampilan website yang sama sekali baru. WebGL menyerahkan operasi grafis yang rumit ke chip grafis dan mempercepat kalkulasi 3D interaktif. Action Script-code dalam Adobe Flash menjadi pilihan, walau performa dan keamanannya kurang memuaskan. WebGL dan HTML 5 untuk jangka panjang dapat menggantikan Adobe Flash. Bahkan, Adobe menawarkan jalan ke HTML5-Export dari Flash dengan proyek CreateJS. Sayang pada perangkat mobile, WebGL baru dalam tahap awal. Hanya Sony yang menyediakan plugin WebGL untuk smartphone Xperia Android 4.0. Untuk perangkat Apple dengan iOS 5, setidaknya bisa di-hack.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *